Reporter
Pekanbaru – Semangat pengabdian dan komitmen membentuk generasi muda yang tangguh mewarnai pembukaan Karang Pamitran Cabang Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru di Bumi Perkemahan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Ahad (14/6/2026) itu menjadi ajang strategis bagi para pembina Pramuka untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan kepramukaan di gugus depan masing-masing.
Mengusung tema "Mengabdi Dengan Ikhlas, Membina Dengan Teladan" serta motto "Ikhlas Bakti Ber Budi Bawa Laksana", Karang Pamitran Cabang 2026 diikuti oleh 80 pembina Pramuka yang terdiri dari pembina Siaga, Penggalang, dan Penegak dari berbagai kwartir ranting dan gugus depan se-Kota Pekanbaru.
Ketua Panitia, Kak Ismed Ainuni, mengatakan Karang Pamitran merupakan wadah pembinaan bagi para pembina Pramuka untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam melaksanakan tugas pendidikan kepramukaan.
“Tujuan Karang Pamitran adalah membina dan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pengalaman serta keterampilan para pembina. Selain itu juga mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan kepramukaan di gugus depan dengan pengabdian dan tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.
Menurut Kak Ismed, peserta terdiri dari 32 Pembina Siaga, 32 Pembina Penggalang, dan 16 Pembina Penegak. Selama tiga hari mereka akan mengikuti berbagai kegiatan penguatan kapasitas, berbagi praktik baik, diskusi, hingga pelatihan yang dirancang untuk menjawab tantangan pembinaan generasi muda saat ini.
Mewakili Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru, Wakil Ketua Kwarcab Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Lingkungan Hidup, Kak Zarman Candra, menegaskan bahwa Karang Pamitran Cabang 2026 merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan pada masa bakti Kwarcab Kota Pekanbaru periode 2025–2030.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk mempertemukan para pembina dari berbagai golongan agar dapat saling bertukar pengalaman, memperkaya metode pembinaan, dan memperkuat jaringan persaudaraan.
“Karang Pamitran merupakan wadah untuk mempertemukan, mempersatukan, serta membina persahabatan dan persaudaraan para pembina Pramuka. Di sinilah para pembina dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan yang dimiliki di gugus depannya masing-masing,” katanya.
Kak Zarman mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan riang gembira. Menurutnya, peran pembina sangat menentukan keberhasilan Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecakapan hidup.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan arahan Wali Kota Pekanbaru selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang sebelumnya menegaskan bahwa aktif atau tidaknya kegiatan Pramuka di sekolah menjadi salah satu indikator penilaian kepala sekolah.
“Pesan ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan kepramukaan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter. Karena itu, Pramuka di gugus depan tidak boleh hanya menjadi papan nama. Kegiatan kepramukaan harus hidup dan berjalan aktif,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembina Pramuka merupakan garda terdepan dalam membentuk peserta didik sesuai tujuan Gerakan Pramuka. Karena itu, kualitas pembina harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
Kak Zarman juga menyinggung target yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kepada gugus depan yang berpangkalan di SD dan SMP untuk melahirkan sedikitnya dua Pramuka Garuda dari setiap gugus depan.
Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi para pembina untuk menghadirkan proses pembinaan yang lebih berkualitas dan terukur.
“Kita berharap para pembina mampu mengelola satuannya dengan baik sehingga peserta didik dapat menyelesaikan SKU, SKK, hingga mencapai tingkat Pramuka Garuda,” ujarnya.
Kepada para fasilitator dan narasumber, Kak Zarman berpesan agar proses pembelajaran dikemas dengan metode pendidikan orang dewasa yang menarik, interaktif, dan menyenangkan.
“Libatkan peserta secara aktif melalui metode belajar sambil melakukan. Berikan penguatan materi yang dapat langsung diterapkan di gugus depan sehingga manfaat kegiatan benar-benar dirasakan peserta,” pesannya.
Sementara kepada panitia, ia meminta agar seluruh aspek penyelenggaraan mulai dari pelayanan peserta, konsumsi, perlengkapan, dokumentasi hingga evaluasi kegiatan dapat dilaksanakan secara maksimal.
Pembukaan Karang Pamitran Cabang 2026 turut dihadiri Sekretaris Kwarcab Kota Pekanbaru Kak Irwan Yuliadi, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekanbaru, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, jajaran Andalan Cabang, Ketua Kwartir Ranting se-Kota Pekanbaru, Kepala Pusdiklatcab Tuah Bakti Payung Negeri Kak Herry Syahrial, para fasilitator, narasumber, serta seluruh peserta.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Kak Zarman Candra secara resmi membuka Karang Pamitran Cabang Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama penuh keakraban dan semangat persaudaraan.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Kota Pekanbaru berharap lahir pembina-pembina Pramuka yang semakin kompeten, kreatif, dan inspiratif dalam mendampingi generasi muda. Sebab, di tangan para pembina inilah masa depan pendidikan karakter dan kualitas generasi penerus bangsa turut ditentukan.
Editor
Fotografer
PEKANBARU - Oknum tidak bertanggung jawab kembali mencatut nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kali ini oknum tersebu.
Sandi Angka merupakan sandi yang paling mudah dan sederhana. Penggunaan Sandi Aangka ini banyak dipergunakan dalam kegiatan Hiking atau.
PEKANBARU - Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra Luar Biasa/ Musppanitralub Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Rumba.
PEKANBARU (PusinfoPKU) - Kak Suryono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Ranting Limapuluh dalam Musyawarah Ranting yang dil.
Sistem Tanda Kecakapan adalah salah satu Metode Kepramukaan untuk mendorong dan merangsang Pramuka Siaga agar memiliki kecakapan untuk .