PEKANBARU - Persoalan lingkungan memang menjadi perhatian saat ini. Terutama di Kota Pekanbaru yang perkembangannya sangat pesat, masalah lingkungan menjadi titik persoalan yang sama-sama diatasi saat ini oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satu persoalan abrasi dan pendangkalan sungai Sail yang mengakibatkan banjir.
Ditaja oleh Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) dan Pengadaian, Kwarcab Kota Pekanbaru yang diwakili Satuan Tugas Pramuka Peduli ikut serta melaksanakan penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Sail, Jumat (21/10/2022). Disebut Ketua Satgas Pramuka Peduli, Deny Boy keikutsertaan Pramuka ini juga sesuai dengan semangat Dasa Darma Pramuka, Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.
"Kami mendapatkan undangan dan instruksi dari Ketua Kwarcab Pekanbaru untuk ikut hadir dan andil dalam penanaman pohon. Harapan kami juga sama, bagaimana kita menjaga lingkungan maka lingkungan tentu menjaga kita. InsyaAllah, apa yang dilakukan sekarang bisa bermanfaat untuk kedepannya," jelas Ketua Satgas Pramuka Peduli, Deny Boy.
Diketahui, kegiatan penanaman dan penghijauan bantaran Sungai Sail ini mengusung tema Fight The Planetary Collapse. Kegiatan ini bertujuan untuk menkonservasi dan tanaman buah guna mengedukasi masyarakat tentang arti penting menjaga lingkungan.(pusinfo)
PEKANBARU (Pusinfopku) - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pekanbaru c.q Satgas Pramuka Peduli dan Dewan Kerja Cabang Pekanbaru melakukan .
Menaksir merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh Anggota Gerakan Pramuka. Materi menaksir juga tertuang kedalam Syar.
Bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Bukitraya, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru laksanakan Apel Penutupan Bumbung Kemanu.
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru dikunjungi Tim Verifikasi data Visitasi Penilaian dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pr.
Salah satu materi yang wajib dikuasai oleh anggota Pramuka adalah mengenai kompas. Ini menjadi salah satu teknik kepramukaan yang sanga.